Informasi Protokol Kesehatan Terlengkap & Terbaru 2022

Protokol Kesehatan

Protokol Kesehatan – Covid-19 terus bermutasi dan saat ini telah terlahir varian baru bernama varian Omicron saat penghujung tahun kemarin. Pemerintah tak henti-henti nya menggaungkan agar masyarakat kita selalu patuh dan melaksanakan Protokol Kesehatan . Protokol 5M merupaka singkatan yang terdiri dari:

  1. Memakai masker
  2. Mencuci tangan
  3. Menjaga Jarak
  4. Menghindari Kerumunan
  5. Membatasi Aktivitas

Kegiatan pencegahan dan pengendalian virus corona ini sudah berlangsung sejak pertama kali pandemi masuk ke negara kita lebih dari 2 tahun lalu yaitu tahun 2019 .

Protokol kesehatan merupakan suatu cara pencegahan yang wajib di ikuti seluruh masyarakat dalam sebuah negara guna menekan persebaran sebuah virus saat masa pandemi. Indonesia sendiri membuat peraturan protokol kesehatan yaitu Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) No. HK.01.07-MENKES-328-2020. Dalam Keputusan kemenkes tersebut mengatur mengenai apa saja yang harus masyarakat lakukan saat di luar ruangan terutama tempat umum. Tidak sampai situ saja, pemerintah juga menganjurkan agar tempat-tempat berpotensi keramaian lebih di awasi dan batasi kegiatan nya.

 

Kemudian apa saja tempat-tempat yang di batasi aktivitas nya ? berikut ini beberapa tempat dan aktivitas nya:

  • Pasar tradisional, pusat perbelanjaan, Mall, pertokoan dan sejenisnya di batasi.
  • Tempat menginap sementara seperti hotel, motel, vila dll hanya boleh menerima tamu 50 persen.
  • Rumah makan, restoran, festival kuliner dan sejenisnya.
  • Tempat pertandingan olahraga besar juga fasilitas olahraga.
  • Pusat moda transportasi umum seperti terminal, stasiun, pelabuhan.
  • Lokasi wisata harus terjaga ketat terutama saat hari besar.
  • Seluruh kegiatan keagamaan di rumah ibadah di tiadakan, berlaku bagi semua agama.
  • Penyelenggaraan pertemuan seperti acara pernikahan, konser, seminar dan lain sebagainya dilarang .
  • Kegiatan belajar mengajar secara langsung di sekolah, madrasah dan sejenisnya di tiadakan sementara.

Beberapa kegiatan tersebut dapat di laksanakan jika memenuhi standard protokol yang ketat serta juga tetap dalam batas wajar. Kegiatan pembatasan sosial ini awalnya bernama PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), namun di ganti beberapa kali.

Protokol Kesehatan

Berikut perubahan nama pembatasan sosial dari awal masa pandemi hingga sekarang di tahun 2022 :

  1. PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar)
  2. PSBB Jawa dan Bali , diganti karena saat itu tingkat kasus covid-19 paling tinggi ada di 2 pulau ini
  3. PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Mikro , maksud dari kata mikro adalah pembatasan di lakukan hingga ke tingkat RT dan RW guna mencari tahu tingkat keberhasilan penanganan pandemi saat itu
  4. Penebalan PPKM Mikro , sama seperti sebelumnya, hanya saja saat itu peraturan lebih ketat dari sebelumnya
  5. PPKM Darurat , langkah ini di gunakan karena saat itu kasus positif corona melonjak tajam dan hampir tak terkendali
  6. PPKM Level 3, 4 aturan pembatasan sosial ini masih berlaku, aturan ini kurang lebih sama seperti sebelumnya, peraturan sebelumnya di ganti karena nama nya yang terlalu mengintimidasi dan kemungkinan dapat menyebabkan kepanikan.
  7.  Akhirnya sekarang menjadi PPKM Level 1, 2, 3, 4 peraturan yang sama seperti sebelumnya hanya menambah level lebih renda yaitu 1  dan 2, ini merupakan peraturan yang masih di pakai hingga saat ini di tahun 2022.

Apa itu Protokol Kesehatan 5M ?

Apa itu protokol kesehatan 5M ? mungkin ini sudah sering anda dengar dan juga di gaungkan oleh pemerintah selama 2 tahun masa Covid-19 untuk selalu patuhi protokol kesehatan. Protokol kesehatan 5M adalah suatu cara pencegahan Covid-19 yang pemerintah Indonesia ciptakan yang merupakan hasil penyempurnaan dari protokol kesehatan 3M berdasarkan anjuran dari WHO(World Health Organization) .

Berikut kami sebutkan protokol kesehatan 5m sebagai berikut :

1. Memakai masker

Huruf M pertama dari singkatan protokol kesehatan 5M ini adalah yang paling utama yaitu memakai masker . Hal ini berdasarkan anjuran dari WHO (World Health Organization). Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi resiko penularan melalui cairan atau Droplet , yang merupakan faktor utama penularan Covid-19 . Masker yang di pakai juga harus masker khusus medis , seperti masker KN 95 . Penggunaan masker Wajib bagi seluruh masyarakat Indonesia saat beraktivitas di luar rumah, serta di anjurkan untuk memakai 2 Masker sekaligus atau men-double masker .

Protokol Kesehatan
Contoh Gambar Masker KN 95

2. Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir

Akronim Protokol Kesehatan 5M yang kedua merupakan mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir . Bukan hanya untuk menjaga kebersihan saja, tetapi mencuci tangan juga dapat mengurangi resiko penularan Covid-19. Pasalnya dengan cuci tangan selama 20 detik dengan air bersih dan sabun dapat mematikan kuman yang secara langsung dapat meredam resiko terkena Covid-19.

3. Menjaga jarak

Kepanjangan M ketiga dari 5M adalah menjaga jarak . Semua masyarakat yang sedang beraktivitas di luar rumah harus terus menjaga jarak satu sama lain dengan orang lain setidaknya 1 Meter, serta juga tidak berkerumun dalam satu tempat dan menghindari keramaian . Hal ini berguna untuk mencegah paparan droplets dari orang yang batuk, bersin, atau bicara

4. Menjauhi kerumunan

Protokol Kesehatan
Konser merupakan salah satu kegiatan yang dilarang karena menyebabkan kerumunan

Masih berhubungan dengan poin Protokol Kesehatan 5M yaitu menjaga jarak . Banyak sekali acara maupun tempat yang menyebabkan kerumunan seperti konser, pesta pernikahan, unjuk rasa atau demo, restoran, sekolah tatap muka dan lain-lain . Karena alasan ini juga orang dengan usia di atas 60 tahun atau Lansia terutama yang memiliki penyakit kronis dilarang untuk sering beraktivitas di luar rumah , karena lansia lebih mudah tertular virus Covid-19 .

5. Membatasi mobilisasi dan interaksi

Virus yang menyebabkan Corona atau covid 19 dapat menular dari mana saja. Kemudian, dari sanalah pemerintah melakukan langkah membatasi mobilisasi dan interaksi ini agar tidak banyak masyarakat tertular virus jahat ini. Karena itu, jika anda tidak punya kebutuhan yang sangat mendesak, lebih baik tetap tinggal dalam rumah. Menurut Departemen Kesehatan, meskipun seseorang sehat dan tidak ada gejala penyakit sama sekali, belum tentu kebal dari virus menular ini. Karena virus Corona dapat menyebar dan menginfeksi seseorang dengan sangat cepat .

Setelah mengetahui singkatan protokol kesehatan maka sekarang pertanyaan nya adalah kenapa protokol kesehatan Penting ? Tentu saja PENTING ! inilah alasan sosialisasi protokol kesehatan selalu pemerintah ingatkan. Lalu apa saja fungsi protokol kesehatan 5M ? Berikut kami uraikan 6 Fungsi nya:

  1. Mengurangi persebaran Covid-19
  2. Menciptakan kesadaran masyarakat akan penting nya kesehatan
  3. Melatih kedisiplinan untuk mematuhi aturan
  4. Menciptakan kesadaran peduli sesama
  5. Membuat masyarakat jadi lebih peduli dengan kebersihan
  6. Meningkatkan kewaspadaan akan bahaya nya Covid-19
Contoh Gambar Protokol Kesehatan 5M dari Kemenkes

Dari semua poin di atas maka dapat kita ambil kesimpulan tentu saja penting ! apalagi protokol kesehatan di masa ppkm harus selalu di laksanakan . Memasuki tahun 2022 ini Lembaga pendidikan sudah mulai memperbolehkan sekolah tatap muka dengan syarat protokol kesehatan harus ketat dan selalu di laksanakan.

Sekian artikel mengenai protokol kesehatan terbaru 2022 , semua penjelasan di atas merupakan pendapat pribadi penulis, semoga bermanfaat bagi anda.